From Our Gallery
Tunas Industrial Estate
  • Beranda
  • Proyek
    • Tunas Batam Center Industrial
    • Tunas Bitung Industrial Estate
    • Tunas Kabil Industrial Estate
    • Tunas Daan Mogot Bizpark
    • Tunas Daan Mogot Warehouse
    • Tunas Prima Industrial Estate
  • Blog
    • Berita
    • Artikel
  • Lokasi Kami
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Login
  • Bahasa IndonesiaBahasa Indonesia
    • EnglishEnglish
    • 中文 (中国)中文 (中国)
Tunas Industrial Estate
  • Beranda
  • Proyek
    • Tunas Batam Center Industrial
    • Tunas Bitung Industrial Estate
    • Tunas Kabil Industrial Estate
    • Tunas Daan Mogot Bizpark
    • Tunas Daan Mogot Warehouse
    • Tunas Prima Industrial Estate
  • Blog
    • Berita
    • Artikel
  • Lokasi Kami
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Login
  • Bahasa IndonesiaBahasa Indonesia
    • EnglishEnglish
    • 中文 (中国)中文 (中国)

29 Nov

By: administrator green energy, industri hijau, investasi di batam, kawasan industri tunas prima, news, sustainability, tunas prima industrial estate Comments: Tidak ada komentar

Kunjungan Peserta TKMPN 2025 ke Kawasan Industri Tunas Prima

Batam, 28 November 2025 – Kawasan Industri Tunas Prima hari ini menerima kunjungan resmi peserta Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) XXIX 2025, sebuah rangkaian dari ajang tahunan nasional yang menjadi wadah bagi perusahaan dan organisasi di Indonesia dalam memamerkan inovasi, peningkatan mutu, dan produktivitas.

TKMPN, yang telah berlangsung sejak 24–28 November 2025 di Batam, kembali mempercayakan kota ini sebagai tuan rumah untuk keempat kalinya. Tahun ini, acara hadir dengan tema “Membangun Daya Saing Bangsa Melalui Inovasi yang Produktif dan Berkelanjutan.” Peserta berasal dari berbagai sektor—mulai dari perusahaan multinasional, BUMN, swasta, lembaga pemerintah, perguruan tinggi, layanan kesehatan, hingga organisasi nirlaba.

Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan industri, Kawasan Industri Tunas Prima dipilih sebagai salah satu destinasi strategis bagi peserta TKMPN untuk melihat langsung perkembangan ekosistem industri Kota Batam dan potensi kawasan ini dalam mendukung agenda nasional peningkatan produktivitas. Serta inovasi dalam penerapan konsep sustainability dalam pengembangan kawasan industri. Total 28 peserta menghadiri sesi diskusi dan presentasi on-site.

Inovasi & Tata Kelola Kawasan Industri Tunas Prima

Dalam sesi Focus Group Discussion (FGD), Chrispin Andereas, Head of Business Development Tunas Industrial, memaparkan berbagai inisiatif strategis kawasan serta menjawab sejumlah pertanyaan terkait operasional, sustainability, dan kesiapan Tunas Prima menghadapi tantangan industri masa depan.

1. Pengelolaan Sampah

Peserta menyoroti isu pengelolaan sampah di Batam, mengingat produksi sampah kota telah mencapai 1.300 ton per hari (DLH Batam, 2023), sementara kapasitas TPA diproyeksikan hanya cukup hingga 2030. Untuk menjawab tantangan tersebut:

  • Tunas Prima menjadi kawasan industri di Batam yang menginisiasi Industrial Waste Management terpusat.
  • Program ini dibangun atas empat pilar: Inovasi teknologi, pemilahan dari sumbernya, sistem terpusat, dan konversi sampah menjadi nilai tambah.
  • Pengelolaan limbah mengikuti pendekatan organik–anorganik–ekonomis, dimana 50% limbah didaur ulang dengan Materials Recovery Facility (MRF).

Inisiatif ini sejalan dengan grand design Pemerintah Kota Batam dalam pengelolaan sampah yang lebih ketat, modern, dan berkelanjutan.

2. Manajemen Air 

Untuk menjaga keberlanjutan pasokan air:

  • Tunas Prima bekerja sama dengan SPAM Batam sebagai penyedia utama air bersih.
  • Penerapan prinsip Reduce, Reuse, Recycle dilakukan melalui:
    • Penggunaan sanitary berstandar WELS 3 ticks
    • Pembangunan Rainwater Harvesting Pond sebagai sumber air alternatif
    • Pengelolaan air limbah melalui Wastewater Treatment Plant (WWTP) sebelum dilepas kembali ke lingkungan

3. Implementasi ISO

Tunas Prima saat ini berada dalam tahap audit implementasi ISO 9001 sebagai komitmen peningkatan mutu operasional kawasan.

4. Mobilitas & Transportasi Internal

Tunas Prima dirancang sebagai kawasan ramah pejalan kaki dengan jalur aman dan nyaman dalam radius 1 km dari main entrance menuju kantor atau warehouse di dalam kawasan. Ke depannya, pick-up point untuk taksi dan ojek online akan tersedia di halte depan kawasan. Pembatasan kendaraan diterapkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

5. Inovasi & Green Infrastructure

Tunas Prima menjadi kawasan industri hijau pertama di Batam yang memperoleh Green Mark Provisional Certificate from BCA International, yang mendukung visi kawasan industri bebas karbon melalui:

  • IoT-based Command Center untuk monitoring lingkungan
  • Interconnected walkway & fasilitas sepeda
  • Penggunaan tanaman drought-resistant
  • Efisiensi energi dan pemanfaatan sumber daya
  • Desain lanskap ramah lingkungan dan area ekspansi masa depan

Selain itu, keunggulan strategis Batam di Golden Triangle Singapura–Malaysia memperkuat posisi Tunas Prima sebagai hub industri global dan destinasi unggulan untuk supply chain modern.

Penutup

Kunjungan peserta TKMPN 2025 ini menegaskan peran Kawasan Industri Tunas Prima sebagai salah satu kawasan industri yang progresif, adaptif, dan berkomitmen pada inovasi berkelanjutan. Melalui tata kelola modern dan infrastruktur hijau, Tunas Prima terus mendukung agenda nasional peningkatan kualitas dan produktivitas untuk mendorong daya saing Indonesia.

20 Nov

By: administrator foreign investment, indonesia regulations, investasi di batam Comments: Tidak ada komentar

Panduan Registrasi Bisnis Indonesia untuk Investor Asing (Part 2)

Memilih Bentuk Badan Usaha yang Tepat di Indonesia

Menentukan bentuk badan usaha merupakan langkah strategis paling penting bagi investor asing yang ingin masuk ke Indonesia. Pilihan ini akan menentukan struktur kepemilikan, kewajiban pajak, kelayakan perizinan, hingga potensi pertumbuhan jangka panjang. Berdasarkan UU No. 40/2007 dan Omnibus Law (UU No. 11/2020), ketentuan terkait kepemilikan asing, modal, dan klasifikasi usaha harus diikuti secara ketat. Kesalahan dalam memilih badan usaha dapat berakibat pada penolakan izin, keterlambatan proses, hingga sanksi finansial. BKPM mencatat bahwa pada 2023, hampir 15% pemohon asing mengalami kendala karena memilih jenis entitas yang salah. Dengan kata lain, keputusan ini bukan sekadar formalitas—melainkan perlindungan terhadap investasi Anda.

PT PMA: Struktur Utama bagi Investor Asing

PT PMA (Perseroan Terbatas Penanaman Modal Asing) merupakan bentuk perusahaan standar untuk kepemilikan asing di Indonesia. Berdasarkan Daftar Positif Investasi (Perpres No. 10/2021), sebagian besar sektor mengizinkan kepemilikan asing hingga 100%, dengan pengecualian untuk industri strategis tertentu.

Persyaratan Utama

  • Total investasi minimum: Rp10 miliar per KBLI

  • Modal disetor: Minimum Rp2,5 miliar

  • Struktur perusahaan: Minimal 2 pemegang saham, 1 direktur, dan 1 komisaris

Kementerian Investasi melaporkan bahwa lebih dari 70% persetujuan FDI baru pada 2023 merupakan PT PMA. Di Batam, model ini semakin menarik karena berhak mendapatkan insentif pajak, fasilitas kepabeanan, dan keuntungan FTZ yang dikelola BP Batam.

Kantor Perwakilan: Opsi Masuk Pasar dengan Risiko Rendah

Bagi investor yang ingin memahami pasar, membangun jaringan, atau melakukan fungsi koordinasi tanpa kegiatan komersial, Kantor Perwakilan (KPPA/KP3A) menjadi opsi yang efisien dan berbiaya rendah.

Keunggulan

  • Kepemilikan asing 100%

  • Tanpa persyaratan modal

  • Perizinan lebih cepat melalui OSS RBA

Keterbatasan

  • Tidak dapat menghasilkan pendapatan

  • Tidak boleh menandatangani kontrak komersial

  • Masa berlaku maksimal 5 tahun, dapat diperpanjang

Sekitar 8% entitas asing masuk melalui kantor perwakilan setiap tahun, umumnya di sektor konsultansi, riset, dan dukungan perdagangan.

Perbandingan Entitas Usaha di Indonesia

Badan Usaha Kepemilikan Modal Kegiatan Ideal Untuk
PT PMA Hingga 100% asing Rp10 miliar investasi, Rp2,5 miliar modal disetor Operasional penuh, kontrak, pendapatan Investor asing menengah–besar
PT Lokal 100% lokal Mulai ±Rp50 juta Operasional penuh, tanpa kepemilikan asing UMKM domestik
Kantor Perwakilan 100% asing (non-komersial) Tidak ada Liaison, riset, promosi Uji pasar
Branch Office Tidak berlaku — — Tidak tersedia menurut hukum Indonesia

Perbandingan ini menegaskan bahwa PT PMA adalah pilihan terbaik bagi investor asing yang ingin beroperasi secara penuh dan jangka panjang di Indonesia.

Mengapa Pemilihan Badan Usaha Sangat Penting di Batam

Sebagai Free Trade Zone (FTZ) dan kawasan strategis dekat Singapura, Batam membutuhkan pemilihan entitas yang tepat sejak awal. Wilayah ini menarik investasi sebesar USD 1,3 miliar pada 2023, didominasi oleh manufaktur, galangan kapal, logistik, dan elektronik.

Kesalahan memilih entitas dapat membuat investor kehilangan manfaat fiskal dan kepabeanan yang seharusnya tersedia dalam zona industri Batam.

Contoh Dampak

  • PT PMA di Batam dapat mengimpor bahan baku tanpa pajak, menggunakan fasilitas berikat, dan mengekspor produk tanpa PPN.

  • Kantor Perwakilan tidak berhak atas fasilitas ini karena tidak menjalankan aktivitas komersial.

Perbedaan ini memengaruhi profitabilitas secara langsung dan menjadikan pemilihan entitas sebagai keunggulan kompetitif.

Kepatuhan & Risiko: Persiapan yang Harus Dilakukan Investor

Setelah menentukan entitas yang tepat, kepatuhan berkelanjutan menjadi krusial. Investor harus mematuhi:

  • Ketentuan pajak di bawah Direktorat Jenderal Pajak

  • Aturan ketenagakerjaan ekspatriat (Permenaker No. 8/2021)

  • Perizinan lingkungan dan operasional sesuai sektor

  • Kesesuaian KBLI antara izin dan kegiatan aktual

Pada 2023, 12% PT PMA menerima peringatan karena ketidaksesuaian KBLI—risiko yang dapat dihindari dengan perencanaan yang tepat.

Langkah Strategis ke Depan

Untuk beroperasi secara optimal di Indonesia:

  1. Pilih entitas yang sesuai (PT PMA untuk sebagian besar investor asing).

  2. Ajukan NIB dan izin sektoral melalui OSS RBA.

  3. Manfaatkan insentif FTZ dan SEZ Batam bila relevan.

  4. Kelola kepatuhan secara konsisten melalui pelaporan yang tepat.

Dengan memperlakukan pemilihan entitas sebagai keputusan strategis, investor dapat mencapai stabilitas jangka panjang, mengoptimalkan insentif, dan memastikan operasi yang efisien di Indonesia.

17 Nov

By: administrator foreign investment, investasi di batam, kawasan industri tunas prima, tunas prima industrial estate Comments: Tidak ada komentar

Panduan Registrasi Bisnis Indonesia untuk Investor Asing (Part 1)

Batam, 17 November 2025 — Memasuki Indonesia tanpa melakukan registrasi usaha yang benar ibarat membangun di atas pasir—tidak memiliki fondasi hukum yang kokoh. Dalam hukum Indonesia, setiap bisnis wajib terdaftar dan berizin melalui Nomor Induk Berusaha (NIB) sesuai Peraturan Pemerintah No. 5/2021 tentang Perizinan Berbasis Risiko.

Dengan NIB, perusahaan memperoleh kapasitas hukum penuh: membuat kontrak, membuka rekening bank, mempekerjakan karyawan, melindungi kekayaan intelektual, hingga mengakses pengadilan Indonesia. Bagi investor asing, ini berarti perlindungan sekaligus kredibilitas pasar—terutama di kawasan yang menjadikan kepastian regulasi sebagai faktor utama. Tren global seperti strategi China+1, restrukturisasi rantai pasok, dan pesatnya pertumbuhan ekonomi ASEAN semakin mendorong perusahaan mencari basis operasi yang stabil di Asia Tenggara, dan Indonesia muncul sebagai salah satu tujuan utama.


OSS RBA: Sistem Perizinan Modern Indonesia

Reformasi perizinan melalui Online Single Submission – Risk-Based Approach (OSS RBA) telah meningkatkan kemudahan berusaha secara signifikan. Sistem ini menyesuaikan persyaratan berdasarkan tingkat risiko dan mempercepat pendirian perusahaan dari hampir 50 hari menjadi sekitar 14 hari. Bagi bisnis internasional, modernisasi ini menghadirkan alur masuk yang lebih pasti, daftar persyaratan yang transparan, dan satu platform digital terpusat.


PT PMA: Struktur Utama untuk Investor Asing

Bagi investor asing, bentuk badan usaha terpenting adalah PT PMA (Perseroan Terbatas Penanaman Modal Asing)—yang memungkinkan kepemilikan asing hingga 100% pada sektor-sektor yang terbuka dalam Daftar Positif Investasi. Namun beberapa sektor tetap membatasi kepemilikan, sehingga memerlukan mitra lokal.

Perbandingan ringkas jenis badan usaha:

Bentuk Usaha Kepemilikan Modal Minimum Cocok Untuk
PT PMA Hingga 100% asing (tergantung sektor) Investasi min. IDR 10 miliar per KBLI; modal disetor IDR 2,5 miliar Industri menengah–besar
PT Lokal 100% pemegang saham lokal ± IDR 50 juta UMKM domestik
Kantor Perwakilan (KPPA/KP3A) 100% asing, tanpa aktivitas penjualan Tidak ada Riset pasar, liaison
Branch Office Tidak berlaku — Tidak diterapkan di Indonesia

Modal minimum menjadi faktor kunci: berdasarkan Peraturan BKPM No. 4/2021, setiap lini usaha PT PMA wajib memenuhi nilai investasi minimum. Banyak investor luput memperhitungkan hal ini, sehingga permohonan ditolak. Pemilihan struktur yang tepat sangat penting untuk memastikan kepatuhan dan skalabilitas.


Kesiapan Operasional: Modal, SDM, dan Kepatuhan

Setelah registrasi, perusahaan harus menyelesaikan verifikasi modal, dokumen tenaga kerja asing (RPTKA/izin kerja), serta mengurus izin sektoral. Pada 2023, 12% perusahaan asing gagal audit BKPM karena KBLI tidak sesuai atau izin sektoral tidak lengkap—menegaskan pentingnya perencanaan sejak awal.


Keunggulan Strategis Batam Dibanding Kota Lain di Indonesia

Jakarta, Surabaya, dan Medan memang pusat bisnis besar, tetapi Batam memiliki keunggulan unik: kombinasi Free Trade Zone dan kedekatan dengan Singapura—sesuatu yang tidak dimiliki kota Indonesia lainnya.

Keunggulan utama Batam:

  • Fasilitas FTZ bebas PPN dan bea masuk

  • Hanya 20 km dari Singapura, akses cepat ke rantai pasok global

  • Biaya operasional lebih rendah dibanding Jakarta dan Bali

  • Proses lahan dan infrastruktur lebih cepat melalui BP Batam

  • Basis kuat untuk manufaktur ekspor, elektronik, dan logistik

Hal ini menjadikan Batam salah satu gerbang masuk paling efisien bagi perusahaan asing yang mencari kombinasi efisiensi biaya dan konektivitas internasional.


Soft Landing Dimulai dari Mitra Kawasan Industri yang Tepat

Bagi investor asing yang berekspansi ke Indonesia—terutama di sektor manufaktur, logistik, dan teknologi—memilih kawasan industri yang tepat dapat mengurangi risiko dan mempercepat operasional.

Tunas Prima Industrial Estate di Batam menawarkan:

  • Lahan industri siap bangun dengan utilitas lengkap

  • Bantuan perizinan NIB, OSS RBA, dan pendirian PT PMA

  • Infrastruktur terpadu: jalan, jaringan listrik, IPAL

  • Lokasi strategis dekat koridor perdagangan Singapura

  • Ekosistem yang mendukung kebutuhan tenant multinasional

Seiring pergeseran rantai pasok global dan pertumbuhan ekonomi ASEAN, Batam menawarkan insentif—dan Tunas Industrial memberikan dukungan eksekusi—untuk membantu bisnis Anda masuk ke Indonesia dengan percaya diri.

Pos-pos Terbaru
  • Tunas Industrial Berbagi Kebahagiaan Kecil Lewat Takjil Ramadhan
  • Indonesia 2026: Pergeseran Agresif Menuju Hilirisasi
  • Prospek Industri Nikel Indonesia 2026
  • Partisipasi Tunas Industrial di Southeast Asia & North Africa Overseas Summit 2025
  • Prospek Bisnis Industri Hijau Indonesia 2026
Komentar Terbaru
    Pos-pos Terbaru
    • Tunas Industrial Berbagi Kebahagiaan Kecil Lewat Takjil Ramadhan
    • Indonesia 2026: Pergeseran Agresif Menuju Hilirisasi
    • Prospek Industri Nikel Indonesia 2026
    • Partisipasi Tunas Industrial di Southeast Asia & North Africa Overseas Summit 2025
    • Prospek Bisnis Industri Hijau Indonesia 2026
    Arsip
    • Maret 2026
    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025
    • Maret 2025
    • November 2024
    • Oktober 2024
    • September 2024
    • Mei 2024
    • Oktober 2023
    Kategori
    • Artikel
    • Berita
    Meta
    • Masuk
    • Feed entri
    • Feed komentar
    • WordPress.org

    HEAD OFFICE

    • Kawasan Industri Tunas Bizpark Blok 10J Belian, Kec. Batam Kota, Batam Kepulauan Riau, Indonesia, 29444

    CONTACT

    • +62 778-471-818
    • +62 811-7711-818
    • [email protected] [email protected]
    Copyright © 2021 Tunas Industrial All rights reserved.