From Our Gallery
Tunas Industrial Estate
  • Beranda
  • Proyek
    • Tunas Batam Center Industrial
    • Tunas Bitung Industrial Estate
    • Tunas Kabil Industrial Estate
    • Tunas Daan Mogot Bizpark
    • Tunas Daan Mogot Warehouse
    • Tunas Prima Industrial Estate
  • Blog
    • Berita
    • Artikel
  • Lokasi Kami
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Login
  • Bahasa IndonesiaBahasa Indonesia
    • EnglishEnglish
    • 中文 (中国)中文 (中国)
Tunas Industrial Estate
  • Beranda
  • Proyek
    • Tunas Batam Center Industrial
    • Tunas Bitung Industrial Estate
    • Tunas Kabil Industrial Estate
    • Tunas Daan Mogot Bizpark
    • Tunas Daan Mogot Warehouse
    • Tunas Prima Industrial Estate
  • Blog
    • Berita
    • Artikel
  • Lokasi Kami
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Login
  • Bahasa IndonesiaBahasa Indonesia
    • EnglishEnglish
    • 中文 (中国)中文 (中国)

08 Des

By: administrator foreign investment, green energy, industri indonesia, investasi di batam, kawasan industri tunas prima, southeast asia summit, sustainability, tunas prima industrial estate Comments: Tidak ada komentar

Partisipasi Tunas Industrial di Southeast Asia & North Africa Overseas Summit 2025

Shanghai — 6 Desember 2025. Tunas Industrial kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong ekspansi industri global dengan berpartisipasi pada Southeast Asia & North Africa Overseas Summit 2025, yang berlangsung pada 5–6 Desember di Primus Hotel Shanghai Hongqiao. Acara yang diselenggarakan oleh Shan Hai Map ini dihadiri lebih dari 4.500 perusahaan yang tengah mengeksplorasi ekspansi ke destinasi manufaktur dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Momentum Kuat Indonesia dalam Pergeseran Rantai Pasok Global

Summit ini menyoroti perubahan besar dalam rantai pasok global yang semakin mengarahkan investasi ke Asia Tenggara dan Afrika Utara sebagai pusat manufaktur baru. Indonesia tampil menonjol berkat stabilitas ekonomi, ketersediaan tenaga kerja kompetitif, ekosistem industri yang berkembang, serta infrastruktur yang terus meningkat.

Para pakar juga menyoroti sektor-sektor yang tengah tumbuh pesat—mulai dari energi hijau dan baterai, komponen kendaraan listrik, perangkat medis, pusat data, elektronik pintar, hingga industri kimia. Seluruh sektor ini memiliki keselarasan kuat dengan kapabilitas industri Tiongkok dan membuka peluang kolaborasi yang luas.

Analisis pemilihan lokasi investasi menunjukkan Indonesia, khususnya Batam, sebagai pilihan utama bagi perusahaan yang mencari basis operasi yang efisien, mudah dikembangkan, dan strategis. Kedekatan geografis dengan Singapura serta dukungan pemerintah menjadi nilai tambah besar bagi perusahaan Tiongkok yang ingin memperluas pasar ke Asia Tenggara.

Diskusi forum juga menegaskan percepatan Indonesia menuju manufaktur bernilai tambah tinggi, terutama di ekosistem EV, energi terbarukan, elektronik, perangkat medis, dan infrastruktur digital. Kejelasan regulasi, peningkatan konektivitas industri, dan peluang infrastruktur berbasis KPBU semakin memperkuat optimisme investor terhadap Indonesia.

Dengan pertumbuhan ekonomi digital dan ritel yang terus meningkat, Indonesia semakin diakui sebagai salah satu pasar paling dinamis dan siap tumbuh di Asia.

Tunas Prima — Gerbang Strategis Investor Tiongkok

Sepanjang acara, Tunas Industrial membuka booth pameran yang memberikan wawasan langsung mengenai potensi pasar Batam dan peluang ekspansi ke Indonesia. Tim mempresentasikan Tunas Prima Industrial Estate, yang mengedepankan ekosistem industri hijau terintegrasi, fasilitas yang dapat dikembangkan secara fleksibel, serta infrastruktur modern untuk mendukung investasi asing.

Para pengunjung mendapatkan pemahaman yang lebih jelas tentang posisi strategis Batam dalam Segitiga Emas Singapura–Malaysia–Batam, yang menawarkan konektivitas terbaik untuk manufaktur dan distribusi regional. Dengan insentif pemerintah serta utilitas yang andal, Tunas Prima menjadi katalis bagi manufaktur maju dan mitra tepercaya bagi perusahaan Tiongkok yang memasuki pasar Asia Tenggara.

29 Nov

By: administrator green energy, industri hijau, investasi di batam, kawasan industri tunas prima, news, sustainability, tunas prima industrial estate Comments: Tidak ada komentar

Kunjungan Peserta TKMPN 2025 ke Kawasan Industri Tunas Prima

Batam, 28 November 2025 – Kawasan Industri Tunas Prima hari ini menerima kunjungan resmi peserta Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) XXIX 2025, sebuah rangkaian dari ajang tahunan nasional yang menjadi wadah bagi perusahaan dan organisasi di Indonesia dalam memamerkan inovasi, peningkatan mutu, dan produktivitas.

TKMPN, yang telah berlangsung sejak 24–28 November 2025 di Batam, kembali mempercayakan kota ini sebagai tuan rumah untuk keempat kalinya. Tahun ini, acara hadir dengan tema “Membangun Daya Saing Bangsa Melalui Inovasi yang Produktif dan Berkelanjutan.” Peserta berasal dari berbagai sektor—mulai dari perusahaan multinasional, BUMN, swasta, lembaga pemerintah, perguruan tinggi, layanan kesehatan, hingga organisasi nirlaba.

Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan industri, Kawasan Industri Tunas Prima dipilih sebagai salah satu destinasi strategis bagi peserta TKMPN untuk melihat langsung perkembangan ekosistem industri Kota Batam dan potensi kawasan ini dalam mendukung agenda nasional peningkatan produktivitas. Serta inovasi dalam penerapan konsep sustainability dalam pengembangan kawasan industri. Total 28 peserta menghadiri sesi diskusi dan presentasi on-site.

Inovasi & Tata Kelola Kawasan Industri Tunas Prima

Dalam sesi Focus Group Discussion (FGD), Chrispin Andereas, Head of Business Development Tunas Industrial, memaparkan berbagai inisiatif strategis kawasan serta menjawab sejumlah pertanyaan terkait operasional, sustainability, dan kesiapan Tunas Prima menghadapi tantangan industri masa depan.

1. Pengelolaan Sampah

Peserta menyoroti isu pengelolaan sampah di Batam, mengingat produksi sampah kota telah mencapai 1.300 ton per hari (DLH Batam, 2023), sementara kapasitas TPA diproyeksikan hanya cukup hingga 2030. Untuk menjawab tantangan tersebut:

  • Tunas Prima menjadi kawasan industri di Batam yang menginisiasi Industrial Waste Management terpusat.
  • Program ini dibangun atas empat pilar: Inovasi teknologi, pemilahan dari sumbernya, sistem terpusat, dan konversi sampah menjadi nilai tambah.
  • Pengelolaan limbah mengikuti pendekatan organik–anorganik–ekonomis, dimana 50% limbah didaur ulang dengan Materials Recovery Facility (MRF).

Inisiatif ini sejalan dengan grand design Pemerintah Kota Batam dalam pengelolaan sampah yang lebih ketat, modern, dan berkelanjutan.

2. Manajemen Air 

Untuk menjaga keberlanjutan pasokan air:

  • Tunas Prima bekerja sama dengan SPAM Batam sebagai penyedia utama air bersih.
  • Penerapan prinsip Reduce, Reuse, Recycle dilakukan melalui:
    • Penggunaan sanitary berstandar WELS 3 ticks
    • Pembangunan Rainwater Harvesting Pond sebagai sumber air alternatif
    • Pengelolaan air limbah melalui Wastewater Treatment Plant (WWTP) sebelum dilepas kembali ke lingkungan

3. Implementasi ISO

Tunas Prima saat ini berada dalam tahap audit implementasi ISO 9001 sebagai komitmen peningkatan mutu operasional kawasan.

4. Mobilitas & Transportasi Internal

Tunas Prima dirancang sebagai kawasan ramah pejalan kaki dengan jalur aman dan nyaman dalam radius 1 km dari main entrance menuju kantor atau warehouse di dalam kawasan. Ke depannya, pick-up point untuk taksi dan ojek online akan tersedia di halte depan kawasan. Pembatasan kendaraan diterapkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

5. Inovasi & Green Infrastructure

Tunas Prima menjadi kawasan industri hijau pertama di Batam yang memperoleh Green Mark Provisional Certificate from BCA International, yang mendukung visi kawasan industri bebas karbon melalui:

  • IoT-based Command Center untuk monitoring lingkungan
  • Interconnected walkway & fasilitas sepeda
  • Penggunaan tanaman drought-resistant
  • Efisiensi energi dan pemanfaatan sumber daya
  • Desain lanskap ramah lingkungan dan area ekspansi masa depan

Selain itu, keunggulan strategis Batam di Golden Triangle Singapura–Malaysia memperkuat posisi Tunas Prima sebagai hub industri global dan destinasi unggulan untuk supply chain modern.

Penutup

Kunjungan peserta TKMPN 2025 ini menegaskan peran Kawasan Industri Tunas Prima sebagai salah satu kawasan industri yang progresif, adaptif, dan berkomitmen pada inovasi berkelanjutan. Melalui tata kelola modern dan infrastruktur hijau, Tunas Prima terus mendukung agenda nasional peningkatan kualitas dan produktivitas untuk mendorong daya saing Indonesia.

15 Agu

By: administrator battery, clou indonesia, foreign investment, green energy, investasi di batam, kawasan industri tunas prima, midea group, news, smart energy, sustainability, tunas prima industrial estate Comments: Tidak ada komentar

Groundbreaking CLOU di Tunas Prima, Pabrik Indonesia Pertama

CLOU Mantapkan Investasi di Batam dengan Groundbreaking Ceremony Pabrik Energi Pintar, Perkuat Hilirisasi Industri dan Ekspor Indonesia ke Pasar Global

Batam, 14 Agustus 2025 – CLOU Electronics Co., Ltd., bagian dari Midea Group dan perusahaan teknologi energi global berbasis di Shenzhen, Tiongkok, hari ini menggelar Groundbreaking Ceremony pembangunan pabrik Battery Energy Storage System (BESS) di Kawasan Industri Tunas Prima, Batam. Pabrik ini akan dioperasikan oleh PT Klou Teknologi Indonesia, dengan fokus pada packaging dan system integration untuk solusi Energy Storage System (ESS).

Dengan mengusung tema “Smarter Storage, Greener Future”, peresmian ini menandai langkah strategis CLOU dalam memperluas operasional global, memperkuat hilirisasi industri, serta mendekatkan layanan manufaktur ke pasar Asia Tenggara yang berkembang pesat. Acara ini dihadiri oleh Menteri Perdagangan RI Dr. Budi Santoso, M.Si, Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, S.E., M.M., serta jajaran pimpinan BP Batam, yang memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan investasi energi bersih di Indonesia.

“Pabrik ini akan mendukung target bauran energi nasional, membuka lapangan kerja berbasis teknologi tinggi, serta memperluas peluang ekspor produk energi pintar Indonesia ke pasar internasional,” ungkap Mendag Budi Santoso. Gubernur Kepulauan Riau menambahkan bahwa investasi ini sejalan dengan arah pengembangan Batam sebagai pusat industri hijau dan berdaya saing global.

Kilas Balik: Factory Handover & Ribbon Cutting Ceremony

Momentum groundbreaking hari ini melanjutkan rangkaian ekspansi CLOU di Batam, yang diawali dengan Factory Handover & Ribbon Cutting Ceremony pada 25 Juli 2025. Pada kesempatan tersebut, Presiden CLOU Aaron Li meresmikan pengoperasian awal fasilitas produksi tahap pertama di Gedung #15 Tunas Prima, serta memperkenalkan produk unggulan Aqua C2.5, sistem penyimpanan energi baterai berpendingin cair dengan efisiensi tinggi dan stabilitas jangka panjang.

Fasilitas awal ini telah dilengkapi lantai industri berstandar tinggi, sistem keselamatan terintegrasi, dan tata daya yang mendukung kapasitas produksi hingga 4 GWh per tahun, dengan target beroperasi penuh pada awal 2026.

Sinergi Menuju Ekspor dan Energi Hijau

Menurut Presiden Direktur Operasional & SDM PT Klou Teknologi Indonesia, Zhi Shuai, pabrik Batam akan menjadi pusat manufaktur utama Midea untuk kawasan Asia Tenggara. “Dilengkapi lini produksi canggih, fasilitas ini tidak hanya melayani pasar Indonesia, tetapi juga akan mengekspor ke ASEAN, Amerika Serikat, dan Eropa. Dengan demikian, kami berkontribusi memperkuat perdagangan regional sekaligus mendukung transisi energi terbarukan,” ujarnya.

Mendag Budi Santoso menegaskan bahwa tren global energi bersih membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menjadi pemain utama dalam rantai pasok baterai dunia. “Investasi ini momentum penting untuk memperkuat daya saing produk baterai nasional. Pemerintah siap mendukung agar produk PT Klou Teknologi Indonesia mampu menembus pasar ekspor,” tegasnya.

Tunas Prima: Mitra Industri Berkelanjutan

Chrispin Andereas, Head of Business Development Tunas Group, menyampaikan apresiasi atas kehadiran CLOU.

“Kami percaya CLOU akan menjadi motor penting pengembangan industri energi pintar di Batam. Tunas Prima siap menjadi mitra jangka panjang dalam ekspansi teknologi hijau ini,” ungkapnya.

Pabrik di Batam ini dirancang untuk mendukung perakitan sistem baterai skala besar dan integrasi solusi penyimpanan energi pintar, yang dibutuhkan oleh sektor industri, utilitas, dan pembangunan smart grid. Dengan kehadiran PT Klou Teknologi Indonesia, diharapkan tercipta lapangan kerja baru, transfer teknologi, dan kontribusi terhadap ekosistem energi bersih nasional.

Industri energi terbarukan sendiri menunjukkan potensi besar di Indonesia, dengan dorongan pemerintah untuk mencapai 23% bauran energi dari sumber baru dan terbarukan (EBT) pada 2025. Teknologi penyimpanan energi seperti ESS (Energy Storage System) menjadi solusi kunci untuk mendukung stabilitas energi dari pembangkit surya dan angin, serta penerapan smart grid di kawasan urban dan industri. Di tengah dorongan besar terhadap kebutuhan energi terbarukan, Tunas Prima hadir sebagai kawasan industri berwawasan hijau, menyediakan fasilitas modern dengan pendekatan sustainability dan efisiensi energi.

Sebagai kawasan industri terpadu, Kawasan Industri Tunas Prima menawarkan lokasi strategis, infrastruktur modern, dan komitmen pada green industry. Kehadiran CLOU menjadi bukti nyata bahwa Tunas Prima adalah mitra ideal bagi perusahaan global yang ingin mengembangkan bisnis berkelanjutan di Indonesia dan Asia Tenggara.

17 Jul

By: administrator hr gathering, investasi di batam, jobstreet indonesia, sustainability, tunas group, tunas industrial estate, waste management Comments: Tidak ada komentar

HR Gathering: Kolaborasi Strategis Tunas Group & JobStreet Indonesia

Batam, 16 Juli 2025 – Tunas Group bersama JobStreet by SEEK sukses menyelenggarakan acara HR Gathering bertema “Digital Recruitment Transformation & Pengelolaan Sampah di Kawasan Industri Batam” pada Selasa, 16 Juli 2025, bertempat di Hotel Santika, Batam Center. Acara ini dihadiri oleh puluhan perwakilan HR dari berbagai perusahaan tenant Tunas Industrial Estate dan didukung oleh BPJS Ketenagakerjaan serta RS Awal Bros Batam. Acara HR Gathering ini menjadi forum strategis bagi pelaku industri di Batam untuk memperkuat transformasi rekrutmen digital dan sinergi pengelolaan lingkungan, menghadirkan dua sesi utama yang sangat insightful.

Transformasi Rekrutmen Digital bersama JobStreet by SEEK

Materi dibawakan oleh Imelda Wong, Head of Area JobStreet by SEEK untuk Jakarta dan Sumatera, yang memaparkan bagaimana transformasi digital telah merevolusi proses rekrutmen tenaga kerja di Indonesia. Imelda menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi dalam rekrutmen kini menjadi alat utama HR dalam menemukan talent terbaik dengan cepat, tepat, dan efisien.

“Kolaborasi kami dengan Tunas Group adalah langkah besar untuk mendukung perkembangan industri di Batam, terutama dalam mempertemukan perusahaan dengan tenaga kerja yang tepat. HR Gathering ini kami harapkan dapat membantu memperluas jangkauan rekrutmen dan menyediakan platform yang efektif untuk proses pencarian tenaga kerja yang lebih baik,” ujar Imelda.

Dalam paparannya, Imelda memperkenalkan JobStreet Freemium, solusi iklan lowongan kerja gratis yang memungkinkan perusahaan mengoptimalkan pencarian kandidat tanpa biaya tambahan. JobStreet juga berkomitmen menghadirkan AI kelas dunia untuk mempermudah proses seleksi dan rekrutmen, memastikan talenta terbaik dapat disaring sesuai kebutuhan spesifik perusahaan.

Selain itu, Imelda menekankan bahwa workforce di Batam semakin beragam seiring meningkatnya investasi asing dan perkembangan industri modern. Hal ini menuntut perusahaan untuk beradaptasi dengan teknologi rekrutmen terbaru agar dapat merekrut talenta dengan lebih strategis dan kompetitif.

Urgensi Pengelolaan Sampah Industri bersama Tunas Industrial

Materi berikutnya disampaikan oleh Agiana Ditakristi (Dita), Director of Waste Management Tunas Industrial, yang menyoroti fakta bahwa produksi sampah di Kota Batam telah mencapai sekitar 1.300 ton per hari (Dinas Lingkungan Hidup Batam, 2023). Namun, kapasitas TPA di Indonesia diperkirakan hanya mampu menampung hingga tahun 2030 (KLHK, 2021), termasuk TPA Punggur Batam yang kini semakin terbatas. Hal ini memicu kebijakan pemerintah daerah yang membatasi penerimaan kiriman sampah industri.

Dita menegaskan bahwa penumpukan sampah di TPS-TPS dapat menimbulkan penurunan kualitas lingkungan hidup, bahaya gas metana yang bersifat korosif, sampah plastik yang gagal terurai di tanah dan laut, serta munculnya masalah mikroplastik yang mencemari hasil tangkapan laut untuk konsumsi manusia.

Dalam pemaparannya, Dita juga menyampaikan bahwa pengelolaan sampah industri telah diatur dalam:

  • UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, mewajibkan produsen mengurangi dan menangani sampahnya.
  • PP No. 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah B3, mengatur pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun.
  • Permen LHK No. 75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen, yang mewajibkan produsen mengurangi sampah plastik dan kemasan produk.

Sebagai bentuk kepatuhan dan inovasi, Tunas Industrial menjadi kawasan industri pertama di Batam yang menginisiasi program Industrial Waste Management terpusat, mendukung grand design Pemerintah Kota Batam dalam menangani problem sampah secara menyeluruh dan berkelanjutan.

HR Gathering: Kolaborasi Strategis Tunas Group & JobStreet Indonesia
HR Gathering: Kolaborasi Strategis Tunas Group & JobStreet Indonesia

Dita juga mengajak seluruh peserta HR Gathering untuk memulai langkah kecil dari diri sendiri, seperti:

  • Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai
  • Memisahkan sampah organik dan non-organik
  • Mengimplementasikan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) di perusahaan masing-masing.

“Dengan kolaborasi antara pelaku industri dan pemerintah, kita dapat menciptakan Batam yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga bersih dan ramah lingkungan.” tutup Dita.

Antusiasme peserta HR Gathering semakin terlihat saat sesi diskusi dan tanya jawab. Mereka berbagi pengalaman rekrutmen, strategi employer branding, tren perilaku job hunter di Batam, serta pengelolaan sampah industri di perusahaan mereka.

Diskusi Interaktif Bersama BPJS Ketenagakerjaan dan RS Awal Bros Batam

Acara dilanjutkan dengan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan, membahas:

  • Pemahaman aturan dan kewajiban iuran BPJS Ketenagakerjaan
  • Proses pendaftaran karyawan baru, pelaporan, dan pembayaran iuran
  • Tantangan administrasi dan solusi bagi perusahaan
  • Strategi memastikan seluruh pekerja memahami hak dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan

Diskusi ini bertujuan agar perusahaan dapat memberikan perlindungan sosial optimal bagi pekerja, serta meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap regulasi pemerintah.

Sesi terakhir diisi oleh RS Awal Bros Batam, yang memaparkan program layanan kesehatan untuk perusahaan, mulai dari pemeriksaan kesehatan berkala, edukasi kesehatan, hingga pelayanan kesehatan terpadu yang mendukung produktivitas karyawan. RS Awal Bros Batam menegaskan komitmennya sebagai penyedia layanan kesehatan terdepan dan terpercaya di Batam.

Acara HR Gathering ditutup dengan foto dan makan siang bersama, menciptakan keakraban antar peserta sekaligus memperkuat kolaborasi strategis untuk kemajuan industri di Batam.

Tunas Group: Mitra Strategis Perusahaan dan Pelaku Usaha di Batam

Melalui HR Gathering ini, Tunas Group kembali menegaskan komitmennya sebagai partner terbaik bagi seluruh perusahaan dan pelaku usaha di Batam, menghadirkan program-program development yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini. Tunas Group akan terus berinovasi untuk mendukung transformasi digital, pembangunan industri hijau, serta peningkatan kualitas tenaga kerja dan lingkungan kerja di Batam.

Together, We Build a Sustainable Future.

15 Jul

By: administrator industri indonesia, industri tambang, industri timah, investasi di batam, kawasan industri tunas prima, pt stania, sustainability, tunas prima industrial estate Comments: Tidak ada komentar

Grand Opening PT STANIA – Resmikan Pabrik Solder Pertama di Tunas Prima

BATAM, 10 Juli 2025 – PT Solder Tin Andalan Indonesia (STANIA), anak perusahaan Arsari Tambang, telah meresmikan pabrik solder pertamanya di Kawasan Industri Tunas Prima, Batam. Pabrik ini menjadi tonggak penting mendukung agenda hilirisasi mineral nasional serta menegaskan komitmen Arsari Tambang untuk memimpin produksi solder ramah lingkungan di Asia Tenggara.

Pabrik solder STANIA dibangun di atas lahan seluas 6.500 m² dengan investasi awal Rp400 miliar dan kapasitas produksi awal 2.000 ton per tahun. Ke depannya, kapasitas ini akan ditingkatkan menjadi 16.000 ton per tahun untuk solder bar, wire, powder, dan paste dengan target omset mencapai Rp1,2 triliun per tahun.

Grand Opening PT STANIA - Resmikan Pabrik Solder Pertama di Tunas Prima
Grand Opening PT STANIA – Resmikan Pabrik Solder Pertama di Tunas Prima

Menurut Hashim S. Djojohadikusumo, Komisaris Utama Arsari Tambang, peresmian pabrik solder ini adalah wujud komitmen perusahaan mendukung hilirisasi nasional, transisi energi, dan keberlanjutan. Seluruh operasional pabrik menggunakan listrik Energi Baru Terbarukan bersertifikat REC PLN dengan desain gedung hemat energi yang memaksimalkan cahaya alami.

Direktur Utama Arsari Tambang, Aryo P. S. Djojohadikusumo, menegaskan STANIA akan menjadi bagian penting ekosistem industri timah nasional. Kerja sama strategis telah dijalin melalui HoA dengan PT Freeport Indonesia untuk pasokan timbal dan perak, serta MoU dengan Volex, penyedia solusi konektivitas global, guna memperluas penetrasi ekspor solder Indonesia.

Grand Opening PT STANIA - Resmikan Pabrik Solder Pertama di Tunas Prima
Grand Opening PT STANIA – Resmikan Pabrik Solder Pertama di Tunas Prima

Pabrik PT STANIA berlokasi di Tunas Prima Industrial Estate (TPIE), kawasan industri seluas 100 hektar yang bersertifikasi Greenmark dan dikembangkan dengan pendekatan sustainability di setiap aspek operasionalnya. Proyek pembangunan pabrik solder ini berhasil diselesaikan dalam waktu kurang dari satu tahun sejak prosesi groundbreaking pada Mei 2024. Kawasan Industri Tunas Prima dikelola oleh Tunas Group dengan infrastruktur lengkap, Lokasi strategis Batam sebagai free trade zone mendukung tujuan utama STANIA untuk ekspor ke pasar Taiwan, Korea Selatan, India, Amerika Serikat, Eropa, dan China.

Grand Opening PT STANIA - Resmikan Pabrik Solder Pertama di Tunas Prima
Grand Opening PT STANIA – Resmikan Pabrik Solder Pertama di Tunas Prima

Menurut Ansar Ahmad, Gubernur Kepulauan Riau, investasi STANIA di Batam akan menciptakan lapangan kerja, mendorong transfer teknologi, dan meningkatkan kontribusi ekonomi daerah. Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi RI, Todotua Pasaribu, turut mengapresiasi langkah strategis STANIA dan Tunas Prima sebagai kolaborasi pemerintah dan sektor swasta dalam hilirisasi mineral nasional.

Dengan beroperasinya pabrik solder STANIA di Kawasan Industri Tunas Prima, Batam semakin menegaskan posisinya sebagai hub industri berkelas dunia di Asia Tenggara. Kolaborasi ini membuktikan bahwa pertumbuhan industri, keberlanjutan lingkungan, dan pembangunan kawasan industri berstandar global dapat berjalan beriringan untuk masa depan industri Indonesia.

12 Jul

By: administrator foreign investment, investasi di batam, kawasan industri tunas prima, tunas prima industrial estate Comments: Tidak ada komentar

Wamen Perindustrian dan Komdigi Apresiasi Perkembangan Tunas Prima

Batam, 9 Juli 2025 – Wakil Menteri Perindustrian H. Faisol Riza, S.S., M.A., dan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, M.Sc., M.B.A., melakukan kunjungan kerja ke Tunas Prima Industrial Estate, Batam, pada Kamis (9/7). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung perkembangan pembangunan kawasan industri terdepan di Batam serta melakukan survei lapangan ke beberapa tenant yang telah bergabung dan segera memulai operasionalnya.

Dalam agenda kunjungan tersebut, Chrispin Andereas selaku Head of Business Development Tunas Prima Industrial Estate menyampaikan presentasi singkat mengenai progres pembangunan kawasan, kesiapan infrastruktur utilitas, dan perkembangan tenant yang akan segera beroperasi di tahun ini. Beberapa di antaranya yaitu PT STGM Industri Manufaktur (Zhengte), PT Luxsan Precision Indonesia, dan PT Solder Tin Andalan Indonesia (STANIA).

Wamen Perindustrian dan Komdigi Apresiasi Perkembangan Kawasan Industri Tunas Prima Batam
Wamen Perindustrian dan Komdigi Apresiasi Perkembangan Kawasan Industri Tunas Prima Batam

Chrispin menjelaskan bahwa Tunas Prima Industrial Estate berhasil menarik tenant dari berbagai jenis industri dengan nilai investasi yang menjanjikan, serta memiliki potensi penyerapan tenaga kerja mencapai ribuan orang. “Kami berkomitmen untuk menghadirkan kawasan industri yang peduli terhadap lingkungan dengan standar internasional, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal maupun  nasional dengan fasilitas yang memadai, lokasi strategis, serta dukungan penuh kepada tenant untuk berkembang,” ungkap Chrispin.

Pada kesempatan ini juga dilakukan sesi diskusi antara kedua wakil menteri bersama jajaran direksi Tunas Prima Industrial Estate mengenai berbagai dukungan yang dapat diberikan pemerintah untuk mendorong pengembangan industri di Batam, khususnya melalui kawasan industri Tunas Prima. Beberapa topik yang dibahas antara lain:

  • Keunggulan Batam menjadi destinasi investasi utama, mulai dari lokasinya yang strategis terhadap distribusi dan logistik ke pasar global, kemudahan izin dan perizinan terpadu, status Batam sebagai Free Trade Zone, hingga tingginya demand pasar lokal Batam dan perusahaan manufaktur (B2B) terhadap produk-produk tenant Tunas Prima.
  • Peluang penyerapan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) yang menjadi kewajiban pemerintah untuk menciptakan ekosistem industri nasional yang lebih sehat dan mandiri.
  • Realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) Batam yang pada Kuartal I 2025 telah mencapai Rp8,61 triliun, membuktikan Batam sebagai salah satu destinasi investasi terbaik di Indonesia.
Wamen Perindustrian dan Komdigi Apresiasi Perkembangan Kawasan Industri Tunas Prima Batam
Wamen Perindustrian dan Komdigi Apresiasi Perkembangan Kawasan Industri Tunas Prima Batam

Usai diskusi, kedua wakil menteri beserta rombongan melanjutkan agenda dengan meninjau langsung pabrik dan fasilitas beberapa tenant di kawasan industri. Mereka mengamati progres pembangunan, kesiapan operasional mesin produksi, serta berdialog dengan pihak manajemen tenant mengenai kesiapan produksi dan rencana ekspansi bisnis ke depannya.

Wamen Perindustrian dan Komdigi Apresiasi Perkembangan Kawasan Industri Tunas Prima Batam
Wamen Perindustrian dan Komdigi Apresiasi Perkembangan Kawasan Industri Tunas Prima Batam

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Perindustrian dan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital memberikan apresiasi kepada Tunas Prima Industrial Estate beserta para investor yang telah bergabung, seraya menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung setiap investasi yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan diberlakukannya Kebijakan Tarif Recicropal AS yang berdampak pada pertumbuhan perekonomian dan industri global, termasuk Indonesia, menjadi tantangan bersama. Namun, Tunas Prima Industrial Estate optimis dan meyakini pemerintah akan mengambil langkah-langkah strategis untuk menciptakan iklim industri yang lebih kondusif, memperkuat daya saing nasional, dan memaksimalkan potensi Batam sebagai hub industri utama di Asia Tenggara.

Dengan keunggulan strategis dan kesiapan fasilitas kawasan, Tunas Prima mengundang para investor global untuk memilih Batam sebagai lokasi ekspansi bisnis, serta Tunas Prima Industrial Estate sebagai mitra kawasan industri terbaik dalam mengembangkan usaha dan menjangkau pasar nasional maupun internasional.

07 Jul

By: administrator fire drill training, kawasan industri tunas prima, tunas prima industrial estate Comments: Tidak ada komentar

Tunas Prima Gelar Pelatihan Fire Drill Bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam

Batam, 5 Juli 2025 – Tunas Industrial telah sukses melaksanakan Pelatihan Fire Drill di Kawasan Industri Tunas Prima bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Security kawasan industri, karyawan office serta beberapa perwakilan tenant Tunas Industrial: PT STMG Industri Manufaktur (Zhengte), PT Solder Tin Andalan Indonesia (STANIA), PT Luxsan Precision Indonesia, PT Interfood Sukses Jasindo Batam, PT Sri Indah Aluminium, PT Istimewa Bangun Bersama, PT Istanindo Anugraha Mulia, PT Top Baker Indonesia, PT Duta Kalingga, PT Octagon Precision, PT Ancloz Engineering Services, PT Pundi Mas Berjaya, PT Global Packaging Indonesia, dan PT SP Manufacturing.

Pelatihan fire drill merupakan simulasi penanggulangan kebakaran yang bertujuan untuk melatih karyawan dalam menghadapi situasi darurat kebakaran. Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan materi teori dan praktik, mulai dari pengenalan alat pemadam api ringan (APAR), cara penggunaan alat pemadam api yang benar, hingga praktik evakuasi dan pemadaman api secara langsung.

Meningkatkan Kesiapsiagaan Tim Pengamanan Terhadap Potensi Kebakaran

Tunas Prima Gelar Pelatihan Fire Drill Bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam
Tunas Prima Gelar Pelatihan Fire Drill Bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan tim pengamanan kawasan industri dalam mencegah dan menghadapi potensi kebakaran. Tim Security dibekali teori dasar kebakaran, praktik penggunaan APAR sesuai kelas api (Dry Powder dan CO₂ untuk klasifikasi A, B, C, D), cara penggunaan fire hydrant, serta pemakaian perlengkapan fire fighter suit seperti baju tahan panas dan helm pelindung. Selain itu, pelatihan mencakup simulasi pemadaman api, evakuasi korban, dan pengenalan peralatan pendukung lainnya, sehingga tim pengamanan dapat merespons dengan cepat, tepat, dan terorganisir saat terjadi keadaan darurat kebakaran.

Pelatihan Fire Drill juga meningkatkan kesadaran seluruh karyawan dan tenant akan risiko kebakaran dan pentingnya pencegahan, mengurangi kepanikan saat keadaan darurat, serta melatih evakuasi secara tepat. Dengan demikian, standar keselamatan kerja bersama pun semakin meningkat. Sinergi Tunas Industrial dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan kawasan industri. Serta memperkuat koordinasi guna menciptakan lingkungan kerja yang terjamin aman di seluruh Kawasan Industri Tunas Industrial.

16 Jun

By: administrator foreign investment, hilirisasi, industri indonesia, industri tambang, industri timah, investasi di batam, kawasan industri tunas prima, tunas prima industrial estate Comments: Tidak ada komentar

Tunas Industrial Paparkan Visi di Indonesia Critical Minerals Expo 2025

JAKARTA, 4 Juni 2025 — Dalam era percepatan adopsi teknologi hijau dan transformasi digital, permintaan akan mineral kritis, termasuk timah, terus meningkat secara signifikan. Timah menjadi komponen vital dalam industri elektronik, penyimpanan energi, kendaraan listrik, hingga infrastruktur pintar. Indonesia, sebagai produsen timah terbesar kedua di dunia, kini berada di posisi strategis untuk memainkan peran penting dalam rantai pasok global.

Industri timah Indonesia terus memainkan peran strategis dalam peta mineral kritis global, mendukung transisi dunia menuju ekonomi hijau dan digital. Permintaan global terhadap timah diproyeksikan tumbuh dengan CAGR sebesar 2,5–3,0% hingga 2030 (International Tin Association, 2023), didorong oleh aplikasinya dalam soldering, baterai, energi terbarukan, dan semikonduktor.

Tunas Industrial Paparkan Visi di Indonesia Critical Minerals Expo 2025
Tunas Industrial Paparkan Visi di Indonesia Critical Minerals Expo 2025

Pada hari kedua Indonesia Critical Minerals Conference & Expo (ICM) 2025, Chrispin Andereas selaku Head of Business Development Tunas Industrial berpartisipasi dalam diskusi panel bertema “The Role of Southeast Asia’s Tin Industry in The Belt and Road Initiative.” Chrispin menyoroti posisi strategis Batam—sebagai kawasan perdagangan bebas dengan ekosistem manufaktur elektronik yang mapan dan kedekatannya dengan wilayah penghasil timah Bangka—untuk mendukung hilirisasi timah ke dalam aplikasi bernilai tambah. Material berbasis timah kini semakin krusial dalam teknologi semikonduktor, perangkat keras AI, dan pusat data—dan Batam menjadi penghubung strategis antara sumber daya timah dan rantai pasok elektronik global.

Seiring meningkatnya peran mineral kritis dalam mendorong ekonomi hijau global, industri timah Indonesia memiliki peluang besar untuk tumbuh dan bersaing. Sebagai kawasan industri terkemuka di Batam, kami terus berkomitmen untuk mendorong kemitraan strategis, kesiapan investasi, dan pertumbuhan berkelanjutan di sektor mineral kritis. Kehadiran kami di ICM 2025 mencerminkan dedikasi terhadap pembangunan yang bertanggung jawab dan kolaborasi regional yang mendukung industri timah Indonesia dan sektor terkait lainnya.

16 Jun

By: administrator foreign investment, industri indonesia, tunas industrial Comments: Tidak ada komentar

Partisipasi Tunas Industrial di International Industrial Week Indonesia 2025

JAKARTA, 8 Juni 2025 — Setelah era disrupsi yang menantang bagi supply chain global, Industri Indonesia terus bertransformasi menjadi pusat produksi regional bernilai tambah tinggi. Sektor seperti logistik, kemasan, dan pengolahan logam menjadi motor utama pertumbuhan, didorong oleh e-commerce, otomatisasi, dan praktik bisnis yang berkelanjutan.

Perkembangan pesat industri indonesia ini dipamerkan dalam International Industrial Week Indonesia (IIW 2025) yang telah berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 4–7 Juni 2025. Tunas Industrial dengan bangga turut berpartisipasi dalam event ini, yang mempertemukan lebih dari 1.800 exhibitor dan 45.000 pembeli dari 14 sektor industri, seperti:

  • Logistic & Material Handling Equipment
  • Machine Tool & Metal Processing
  • Compressors
  • Food Processing & Packaging Machinery
  • Woodworking Machinery
  • Packaging & Printing Machinery
  • Plastic Machinery & Moulds
  • Welding Materials & Equipment
  • Power Transmission & Control Technology
  • Pumps & Valves
  • Labour Protection Appliances
  • Automotive Parts
  • Fasteners & Power Transmission
  • Agricultural Machinery

IIW 2025  membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar, mengadopsi teknologi baru, dan menjalin kemitraan strategis. Partisipasi Tunas Industrial menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan mitra industri lokal maupun global.

Partisipasi Tunas Industrial di International Industrial Week Indonesia 2025
Partisipasi Tunas Industrial di International Industrial Week Indonesia 2025

Sebagai kawasan industri terdepan di Batam, Tunas Industrial memanfaatkan ajang ini untuk menyoroti posisi strategis Batam sebagai pusat industri masa depan Indonesia. Keunggulan Tunas Industrial meliputi:

  • Status Free Trade Zone dan KEK yang menawarkan insentif pajak dan proses bisnis yang lebih mudah.
  • Infrastruktur lengkap dan utilitas andal.
  • Tenaga kerja terampil dan adaptif.
  • Sektor teknologi canggih, mulai dari elektronik hingga energi terbarukan.
  • Lokasi strategis dekat Singapura dengan akses langsung ke jalur perdagangan global.

Kehadiran Tunas Industrial di IIW 2025 bukan sekadar pameran, melainkan komitmen nyata untuk mempercepat pertumbuhan industri di Batam. Kami mengundang para pemimpin industri, produsen, dan investor untuk berkolaborasi membangun masa depan industri yang berkelanjutan bersama Tunas Industrial. 

Untuk informasi kerjasama lebih lanjut, kunjungi www.tunasindustrial.com.

04 Jun

By: administrator foreign investment, investasi di batam, kawasan industri tunas prima, tunas prima industrial estate Comments: Tidak ada komentar

Kunjungan Menteri Transmigrasi dan BP Batam di Kawasan Industri Tunas Prima

Batam, 3 Juni 2025 – Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara dan Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPBM mengunjungi Kawasan Industri Tunas Prima di Batam. Didampingi Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra dan BP Batam, Menteri Iftitah beserta jajaran menerima paparan mengenai prospek sektor industri dari investor yang masuk dan update terkini perkembangan proyek dari pimpinan Tunas Industrial. Serta pengenalan konsep green industry Kawasan Industri Tunas Prima dengan sertifikasi Greenmark. Kemudian, para rombongan juga diajak untuk mengunjungi langsung beberapa site warehouse tenant, infrastruktur, dan fasilitas yang tersedia. Menteri Iftitah menyampaikan apresiasi yang besar terhadap sinergi Tunas Industrial dan Pemerintah Batam dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sekaligus menjadikan Batam salah satu hub investasi terdepan Indonesia.

  • 1
  • 2
Pos-pos Terbaru
  • Tunas Industrial Berbagi Kebahagiaan Kecil Lewat Takjil Ramadhan
  • Indonesia 2026: Pergeseran Agresif Menuju Hilirisasi
  • Prospek Industri Nikel Indonesia 2026
  • Partisipasi Tunas Industrial di Southeast Asia & North Africa Overseas Summit 2025
  • Prospek Bisnis Industri Hijau Indonesia 2026
Komentar Terbaru
    Pos-pos Terbaru
    • Tunas Industrial Berbagi Kebahagiaan Kecil Lewat Takjil Ramadhan
    • Indonesia 2026: Pergeseran Agresif Menuju Hilirisasi
    • Prospek Industri Nikel Indonesia 2026
    • Partisipasi Tunas Industrial di Southeast Asia & North Africa Overseas Summit 2025
    • Prospek Bisnis Industri Hijau Indonesia 2026
    Arsip
    • Maret 2026
    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025
    • Maret 2025
    • November 2024
    • Oktober 2024
    • September 2024
    • Mei 2024
    • Oktober 2023
    Kategori
    • Artikel
    • Berita
    Meta
    • Masuk
    • Feed entri
    • Feed komentar
    • WordPress.org

    HEAD OFFICE

    • Kawasan Industri Tunas Bizpark Blok 10J Belian, Kec. Batam Kota, Batam Kepulauan Riau, Indonesia, 29444

    CONTACT

    • +62 778-471-818
    • +62 811-7711-818
    • [email protected] [email protected]
    Copyright © 2021 Tunas Industrial All rights reserved.