
07 Jul
Tunas Prima Gelar Pelatihan Fire Drill Bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam
Batam, 5 Juli 2025 – Tunas Industrial telah sukses melaksanakan Pelatihan Fire Drill di Kawasan Industri Tunas Prima bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Security kawasan industri, karyawan office serta beberapa perwakilan tenant Tunas Industrial: PT STMG Industri Manufaktur (Zhengte), PT Solder Tin Andalan Indonesia (STANIA), PT Luxsan Precision Indonesia, PT Interfood Sukses Jasindo Batam, PT Sri Indah Aluminium, PT Istimewa Bangun Bersama, PT Istanindo Anugraha Mulia, PT Top Baker Indonesia, PT Duta Kalingga, PT Octagon Precision, PT Ancloz Engineering Services, PT Pundi Mas Berjaya, PT Global Packaging Indonesia, dan PT SP Manufacturing.
Pelatihan fire drill merupakan simulasi penanggulangan kebakaran yang bertujuan untuk melatih karyawan dalam menghadapi situasi darurat kebakaran. Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan materi teori dan praktik, mulai dari pengenalan alat pemadam api ringan (APAR), cara penggunaan alat pemadam api yang benar, hingga praktik evakuasi dan pemadaman api secara langsung.
Meningkatkan Kesiapsiagaan Tim Pengamanan Terhadap Potensi Kebakaran

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan tim pengamanan kawasan industri dalam mencegah dan menghadapi potensi kebakaran. Tim Security dibekali teori dasar kebakaran, praktik penggunaan APAR sesuai kelas api (Dry Powder dan CO₂ untuk klasifikasi A, B, C, D), cara penggunaan fire hydrant, serta pemakaian perlengkapan fire fighter suit seperti baju tahan panas dan helm pelindung. Selain itu, pelatihan mencakup simulasi pemadaman api, evakuasi korban, dan pengenalan peralatan pendukung lainnya, sehingga tim pengamanan dapat merespons dengan cepat, tepat, dan terorganisir saat terjadi keadaan darurat kebakaran.
Pelatihan Fire Drill juga meningkatkan kesadaran seluruh karyawan dan tenant akan risiko kebakaran dan pentingnya pencegahan, mengurangi kepanikan saat keadaan darurat, serta melatih evakuasi secara tepat. Dengan demikian, standar keselamatan kerja bersama pun semakin meningkat. Sinergi Tunas Industrial dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan kawasan industri. Serta memperkuat koordinasi guna menciptakan lingkungan kerja yang terjamin aman di seluruh Kawasan Industri Tunas Industrial.

16 Jun
Tunas Industrial Paparkan Visi di Indonesia Critical Minerals Expo 2025
JAKARTA, 4 Juni 2025 — Dalam era percepatan adopsi teknologi hijau dan transformasi digital, permintaan akan mineral kritis, termasuk timah, terus meningkat secara signifikan. Timah menjadi komponen vital dalam industri elektronik, penyimpanan energi, kendaraan listrik, hingga infrastruktur pintar. Indonesia, sebagai produsen timah terbesar kedua di dunia, kini berada di posisi strategis untuk memainkan peran penting dalam rantai pasok global.
Industri timah Indonesia terus memainkan peran strategis dalam peta mineral kritis global, mendukung transisi dunia menuju ekonomi hijau dan digital. Permintaan global terhadap timah diproyeksikan tumbuh dengan CAGR sebesar 2,5–3,0% hingga 2030 (International Tin Association, 2023), didorong oleh aplikasinya dalam soldering, baterai, energi terbarukan, dan semikonduktor.

Pada hari kedua Indonesia Critical Minerals Conference & Expo (ICM) 2025, Chrispin Andereas selaku Head of Business Development Tunas Industrial berpartisipasi dalam diskusi panel bertema “The Role of Southeast Asia’s Tin Industry in The Belt and Road Initiative.” Chrispin menyoroti posisi strategis Batam—sebagai kawasan perdagangan bebas dengan ekosistem manufaktur elektronik yang mapan dan kedekatannya dengan wilayah penghasil timah Bangka—untuk mendukung hilirisasi timah ke dalam aplikasi bernilai tambah. Material berbasis timah kini semakin krusial dalam teknologi semikonduktor, perangkat keras AI, dan pusat data—dan Batam menjadi penghubung strategis antara sumber daya timah dan rantai pasok elektronik global.
Seiring meningkatnya peran mineral kritis dalam mendorong ekonomi hijau global, industri timah Indonesia memiliki peluang besar untuk tumbuh dan bersaing. Sebagai kawasan industri terkemuka di Batam, kami terus berkomitmen untuk mendorong kemitraan strategis, kesiapan investasi, dan pertumbuhan berkelanjutan di sektor mineral kritis. Kehadiran kami di ICM 2025 mencerminkan dedikasi terhadap pembangunan yang bertanggung jawab dan kolaborasi regional yang mendukung industri timah Indonesia dan sektor terkait lainnya.

16 Jun
Partisipasi Tunas Industrial di International Industrial Week Indonesia 2025
JAKARTA, 8 Juni 2025 — Setelah era disrupsi yang menantang bagi supply chain global, Industri Indonesia terus bertransformasi menjadi pusat produksi regional bernilai tambah tinggi. Sektor seperti logistik, kemasan, dan pengolahan logam menjadi motor utama pertumbuhan, didorong oleh e-commerce, otomatisasi, dan praktik bisnis yang berkelanjutan.
Perkembangan pesat industri indonesia ini dipamerkan dalam International Industrial Week Indonesia (IIW 2025) yang telah berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 4–7 Juni 2025. Tunas Industrial dengan bangga turut berpartisipasi dalam event ini, yang mempertemukan lebih dari 1.800 exhibitor dan 45.000 pembeli dari 14 sektor industri, seperti:
- Logistic & Material Handling Equipment
- Machine Tool & Metal Processing
- Compressors
- Food Processing & Packaging Machinery
- Woodworking Machinery
- Packaging & Printing Machinery
- Plastic Machinery & Moulds
- Welding Materials & Equipment
- Power Transmission & Control Technology
- Pumps & Valves
- Labour Protection Appliances
- Automotive Parts
- Fasteners & Power Transmission
- Agricultural Machinery
IIW 2025 membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar, mengadopsi teknologi baru, dan menjalin kemitraan strategis. Partisipasi Tunas Industrial menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan mitra industri lokal maupun global.

Sebagai kawasan industri terdepan di Batam, Tunas Industrial memanfaatkan ajang ini untuk menyoroti posisi strategis Batam sebagai pusat industri masa depan Indonesia. Keunggulan Tunas Industrial meliputi:
- Status Free Trade Zone dan KEK yang menawarkan insentif pajak dan proses bisnis yang lebih mudah.
- Infrastruktur lengkap dan utilitas andal.
- Tenaga kerja terampil dan adaptif.
- Sektor teknologi canggih, mulai dari elektronik hingga energi terbarukan.
- Lokasi strategis dekat Singapura dengan akses langsung ke jalur perdagangan global.
Kehadiran Tunas Industrial di IIW 2025 bukan sekadar pameran, melainkan komitmen nyata untuk mempercepat pertumbuhan industri di Batam. Kami mengundang para pemimpin industri, produsen, dan investor untuk berkolaborasi membangun masa depan industri yang berkelanjutan bersama Tunas Industrial.
Untuk informasi kerjasama lebih lanjut, kunjungi www.tunasindustrial.com.

04 Jun
Kunjungan Menteri Transmigrasi dan BP Batam di Kawasan Industri Tunas Prima
Batam, 3 Juni 2025 – Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara dan Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPBM mengunjungi Kawasan Industri Tunas Prima di Batam. Didampingi Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra dan BP Batam, Menteri Iftitah beserta jajaran menerima paparan mengenai prospek sektor industri dari investor yang masuk dan update terkini perkembangan proyek dari pimpinan Tunas Industrial. Serta pengenalan konsep green industry Kawasan Industri Tunas Prima dengan sertifikasi Greenmark. Kemudian, para rombongan juga diajak untuk mengunjungi langsung beberapa site warehouse tenant, infrastruktur, dan fasilitas yang tersedia. Menteri Iftitah menyampaikan apresiasi yang besar terhadap sinergi Tunas Industrial dan Pemerintah Batam dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sekaligus menjadikan Batam salah satu hub investasi terdepan Indonesia.

03 Jun
BP Batam Proaktif Mendorong Investasi Batam Bersama Tunas Prima
Batam, 2 Juni 2025 – BP Batam melalui Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Djemy Francis, terus meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan kawasan industri di Batam dalam upaya mendukung kelancaran investasi dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Dalam kunjungan kerja ke Tunas Prima, Fary menegaskan BP Batam kini menerapkan pendekatan proaktif dalam menangani berbagai kendala investasi. “Arahan Presiden Prabowo jelas: BP Batam harus hadir langsung di lapangan, berbicara dengan para pelaku usaha, dan menyelesaikan masalah di tempat,” ujar Fary.
Pendekatan jemput bola ini terbukti efektif dalam membantu percepatan layanan bagi investor. Dalam kunjungan tersebut, BP Batam mendengar langsung keluhan beberapa tenant investor yang sudah bergabung di Tunas Prima, termasuk persoalan izin usaha yang sebelumnya tertunda. Dengan koordinasi cepat, BP Batam berhasil menyelesaikan masalah di lokasi hanya dalam waktu kurang dari dua jam.

Chrispin Andereas, Head of Business Development Tunas Industrial, mengapresiasi kerja cepat BP Batam tersebut. “Kami sangat mengapresiasi cara kerja BP Batam yang kali ini lebih proaktif. Beberapa masalah investasi yang kami dan tenant alami berhasil diselesaikan. Keluhan lainnya juga telah dicatat dan kami yakin akan segera ditindaklanjuti,” ungkap Chrispin melalui sambungan telepon.
Dalam kesempatan tersebut, BP Batam juga memaparkan strategi pembangunan berbagai infrastruktur prioritas di Batam. Serta memperkenalkan dua inovasi terbaru, yaitu Duta Investasi dan Dashboard Digital Keluhan Pelaku Usaha. Kedua inisiatif ini dirancang untuk meningkatkan transparansi dan kecepatan penyelesaian masalah investasi secara terukur dan responsif. Sebagai bagian dari langkah mewujudkan arahan Presiden Prabowo dalam mendorong ekonomi Batam, agar tumbuh hingga 2% diatas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional setiap tahunnya.

Sinergi antara BP Batam dan pengelola kawasan industri menjadi kunci dalam mendorong iklim investasi yang sehat, mendukung pertumbuhan ekonomi Batam, serta memastikan kemudahan berusaha bagi investor lokal dan internasional.
Dengan infrastruktur yang memadai dan dukungan layanan bisnis, Tunas Industrial menjadi salah satu pusat pertumbuhan investasi terdepan Batam, dengan total tiga proyek kawasan industri di kota ini: Tunas Batam Center seluas 64Ha, Tunas Kabil seluas 30 Ha, dan Tunas Prima seluas 100 Ha; ongoing development project yang dibangun dengan pendekatan green sustainability sejak 2023.
Sebagai mitra strategis pemerintah Batam, Tunas Industrial terus berperan aktif mendukung iklim investasi melalui pengembangan kawasan industri yang modern, terintegrasi, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

27 Mei
Job Fair Tunas Industrial 2025 Sukses Digelar Online
PRESS RELEASE:
Job Fair Tunas Industrial 2025 Dorong Tenaga Kerja Lokal & Akses Lapangan Kerja di Batam
Batam, 27 Mei 2025 — Kawasan Industri Tunas sukses menggelar Job Fair Tunas Industrial 2025 secara online pada Selasa, 27 Mei 2025. Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama strategis dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, sebagai wujud nyata komitmen bersama dalam membuka akses luas terhadap lapangan pekerjaan sekaligus mendorong pemberdayaan tenaga kerja lokal di Batam.
Tercatat sebanyak 22 perusahaan turut ambil bagian dalam bursa kerja ini, membuka berbagai posisi kerja di sektor industri strategis seperti manufaktur, teknologi informasi, logistik, teknik, hingga keuangan. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, dimana terdapat total 56.017 berkas lamaran masuk melalui pendaftaran via sistem online yang dibuka mulai 12-22 Mei 2025.
Setelah melalui proses seleksi administrasi, 12.331 pelamar dinyatakan lolos dan 1.456 peserta berhasil mengikuti wawancara online yang terpusat di Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam—dengan pewawancara dari perusahaan, sementara pelamar mengikuti proses dari tempat masing-masing.

Pelaksanaan sistem online dipilih untuk menjawab lonjakan pendaftar yang melampaui ekspektasi. Kepala Disnaker Kota Batam, Rudi Sakyakirti, SH, MH, menyebut bahwa sistem ini jauh lebih efektif dibandingkan metode konvensional. “Dengan sistem ini, pelamar sudah melewati proses verifikasi awal. Jadi, yang diwawancarai adalah mereka yang benar-benar sesuai dengan kriteria perusahaan. Pelaksanaan pun jadi lebih lancar,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager Tunas Industrial, Calvin Winata, menyampaikan bahwa job fair ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Tunas Industrial dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan lewat penciptaan lapangan kerja yang inklusif dan berkualitas. “Kami melihat potensi besar tenaga kerja Batam, terutama generasi muda. Melalui job fair ini, kami berupaya menjembatani perusahaan dengan SDM lokal yang siap kerja dan siap berkembang bersama industri.” Ia juga menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk layanan kepada para investor yang telah memberikan kepercayaannya untuk menanamkan investasi di Kawasan Industri Tunas.

Selain memberikan kesempatan kerja secara luas bagi peserta umum, job fair ini juga membuka akses bagi kelompok disabilitas. Sebanyak 147 pencari kerja disabilitas mendaftar untuk posisi yang dibuka oleh Alfamart. Setelah proses verifikasi, 40 orang dinyatakan lolos dan dijadwalkan mengikuti wawancara secara langsung dengan pendekatan khusus.
Job Fair Tunas Industrial 2025 menjadi ajang yang tidak hanya mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, namun juga menjadi simbol kolaborasi antara dunia industri dan pemerintah dalam menciptakan sistem ketenagakerjaan yang modern, efisien, dan adaptif terhadap tantangan zaman. Hasil akhir dari proses seleksi akan diumumkan paling lambat 30 hari setelah pelaksanaan.

26 Mei
Tenaga Kerja Terampil Indonesia untuk Ekspansi Internasional
Batam, 26 Mei 2025 – Dalam Perebutan Global untuk Pertumbuhan Bisnis, Indonesia Muncul sebagai Pemain Kunci—Bukan Hanya Karena Besarnya Pasar, tetapi juga Kekuatan dan Potensi Tenaga Kerjanya. Dengan lokasi strategis di Asia Tenggara, populasi yang terus bertumbuh, serta semakin banyaknya tenaga profesional terampil, Indonesia menawarkan kombinasi tak tertandingi antara potensi pasar dan kualitas sumber daya manusia.
Pasar Besar yang Siap Bertumbuh Bersama Anda
Indonesia adalah negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, dengan lebih dari 277 juta penduduk—dan jumlah ini terus meningkat (United Nations ESCAP, 2025). Bagi bisnis yang ingin melakukan ekspansi, ini berarti satu hal: peluang besar. Populasi sebesar ini menciptakan basis konsumen yang luas dan beragam, siap menyambut produk, teknologi, dan layanan baru.
Yang lebih menarik, kelas menengah di Indonesia juga terus berkembang. Seiring meningkatnya pendapatan dan percepatan urbanisasi, perilaku konsumen pun berubah—menuju preferensi terhadap barang premium, layanan digital, dan gaya hidup modern. Bisnis yang masuk ke pasar ini dapat menjangkau segmen dengan daya beli yang meningkat dan selera yang semakin kompleks (PwC Indonesia, 2023).
Tenaga Kerja yang Terampil dan Kompetitif
Salah satu kekuatan terbesar Indonesia terletak pada manusianya. Indonesia memiliki populasi muda dan dinamis, dengan lebih dari 60% penduduk berusia di bawah 40 tahun (World Bank, 2024). Kelompok usia ini dikenal melek teknologi dan mudah beradaptasi—dua karakteristik penting dalam ekonomi global yang terus berubah.
Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia mencatat peningkatan tenaga kerja terampil di berbagai sektor. Dari insinyur dan ahli IT hingga wirausahawan dan pemasar digital, tenaga kerja lokal semakin mampu memenuhi tuntutan bisnis modern. Berbagai inisiatif dari pemerintah dan sektor swasta dalam pendidikan dan pelatihan vokasional turut meningkatkan ketersediaan tenaga kerja yang siap pakai (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2023).
Selain itu, biaya tenaga kerja di Indonesia tetap kompetitif dibandingkan banyak negara Barat maupun beberapa negara tetangga di Asia (ASEAN Briefing, 2024). Hal ini memungkinkan perusahaan mengakses talenta berkualitas tinggi tanpa beban biaya yang besar—sebuah kondisi ideal untuk pertumbuhan jangka panjang.
Batam: Contoh Nyata Kemajuan Nasional
Salah satu contoh nyata dari momentum tenaga kerja terampil ini adalah Batam. Sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Batam telah berkembang menjadi salah satu wilayah paling ramah bisnis di Indonesia. Kota ini dihuni lebih dari 1,4 juta jiwa (Badan Pusat Statistik [BPS] Kota Batam, 2024), dengan jumlah angkatan kerja usia produktif mencapai lebih dari 750.000 orang—angka yang terus bertumbuh seiring dengan ambisi ekonomi kota ini.
Yang lebih menggembirakan, tingkat pengangguran di Batam mengalami penurunan signifikan—dari 8,82% pada tahun 2021 menjadi 6,49% pada tahun 2023 (BPS Kota Batam, 2024). Tren ini mencerminkan peningkatan peluang kerja serta penyerapan tenaga kerja di sektor industri, manufaktur, layanan digital, dan logistik.
Batam juga kaya akan infrastruktur pendidikan. Kota ini memiliki semakin banyak perguruan tinggi yang menawarkan program studi beragam dan sesuai kebutuhan industri, termasuk teknik, bisnis, logistik maritim, teknologi informasi, dan desain kreatif (Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah X, 2023). Ini menciptakan aliran lulusan yang siap kerja dan mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha yang terus berkembang.
Keunggulan Strategis bagi Investor
Baik Anda perusahaan manufaktur besar yang mencari lokasi produksi efisien, maupun startup teknologi yang membutuhkan talenta digital yang gesit, tenaga kerja Indonesia memberikan fondasi kokoh untuk pertumbuhan berkelanjutan. Perusahaan yang berinvestasi sekarang tidak hanya mendapatkan akses ke tenaga kerja muda dan terampil, tetapi juga menempatkan diri di pusat salah satu ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di dunia.
Indonesia bukan hanya tempat untuk melakukan outsourcing—melainkan tempat untuk membangun, berkembang, dan berinovasi.
Masa depan ekspansi bisnis Anda dimulai dari manusianya—dan Indonesia siap menyambut.

23 Apr
Tunas Prima Pacu Perkembangan Industri dan Lapang Kerja di Batam
Batam, 23 April 2025 – Saat industri global mencari lokasi yang stabil, strategis, dan siap tumbuh, Batam mulai tampil sebagai pusat perhatian. Investasi asing mengalir ke wilayah ini, dengan Tunas Prima Industrial Estate muncul sebagai katalisator perubahan—menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian lokal.
Lonjakan Investasi Asing
Meski banyak tantangan ekonomi global dan perlambatan di berbagai belahan dunia, Batam tetap tangguh dan menarik bagi investor internasional. Empat perusahaan asing besar telah mengonfirmasi rencana mereka untuk mulai beroperasi di Tunas Prima Industrial Estate pada tahun 2025. Dengan konstruksi dan persiapan operasional yang sedang berlangsung, hal ini menjadi bukti kuat bahwa iklim investasi di Batam semakin dipercaya.
Investasi ini bukan hanya soal modal, tetapi juga menunjukkan bahwa Batam berkembang sebagai destinasi industri utama di Indonesia. Kehadiran investor asing memperkuat posisi Batam sebagai pusat manufaktur dan membuka jalan bagi peran yang lebih besar dalam rantai pasok global.
Penciptaan Lapangan Kerja Skala Besar
Dampak paling nyata dari gelombang investasi ini adalah penciptaan ribuan lapangan kerja. Pada 2025, Tunas Prima Industrial Estate diproyeksikan menyerap sekitar 2.500 tenaga kerja lokal, dan jumlah ini diperkirakan akan meningkat menjadi 5.000 pada 2026. Dengan lebih dari 17.000 pencari kerja aktif di Batam—dari lulusan SMA hingga sarjana—peluang ini hadir di saat yang sangat tepat. Dinas Tenaga Kerja Kota Batam pun mendukung penuh dan memastikan proses rekrutmen mengutamakan tenaga kerja lokal.
Memperkuat Inti Industri
Tunas Prima tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga menarik investasi di sektor strategis: manufaktur elektronik. Ini sejalan dengan tren industri global dan mendukung ambisi Indonesia untuk naik kelas dalam rantai nilai industri. Perusahaan-perusahaan yang masuk ke Tunas Prima membawa serta keahlian teknologi, sistem produksi modern, dan praktik terbaik bertaraf internasional.
Sinergi ini memperkuat fondasi industri Batam, menjadikannya lebih kompetitif dan siap menghadapi masa depan, termasuk penerapan Industri 4.0. Pekerja lokal akan mendapatkan manfaat berupa transfer pengetahuan, peningkatan keterampilan, dan prospek karier jangka panjang.
Sejak dikembangkan pada 2023, Tunas Prima Industrial Estate telah memposisikan diri sebagai destinasi investasi masa depan dengan potensi tinggi. Kehadirannya menjadi pendorong utama pertumbuhan Batam, menarik investor dan memperkuat ekonomi yang lebih inklusif. Ribuan pekerjaan, kemampuan industri yang meningkat, dan ekonomi yang lebih hidup—semua ini baru permulaan.

21 Apr
Tunas Prima-One Stop Business untuk Ekspansi Industri di Batam
Ingin ekspansi bisnis di Batam? Tunas Prima hadir sebagai mitra strategis Anda!
Batam kini menjadi pusat pertumbuhan industri Indonesia—lokasi strategis, biaya kompetitif, dan infrastruktur siap pakai. Tapi ekspansi butuh lebih dari sekadar lahan. Anda perlu dukungan menyeluruh yang tepat sasaran.
Satu Pintu untuk Semua Kebutuhan Bisnis Industri
Tunas Prima menawarkan solusi lengkap dan terintegrasi untuk mempercepat ekspansi Anda:
- Perencanaan dan Eksekusi Masuk Pasar
Kami bantu Anda memahami dinamika lokal, memilih lokasi terbaik, dan merancang strategi ekspansi yang realistis dan berdampak. - Legalitas & Administrasi Perusahaan
Proses pendirian PT, pengurusan izin, hingga struktur hukum dan perpajakan—kami tangani dengan efisien dan transparan. - Konstruksi & Fasilitas Industri
Mulai dari master plan, desain teknis, hingga pelaksanaan konstruksi pabrik atau gudang—semua dikelola secara profesional, on time & on budget. - Operasional & SDM
Kami bantu Anda membangun tim lokal, mengelola sistem HR & payroll, serta menjalankan SOP sesuai standar industri global.
Logistik, Perdagangan, dan Dukungan Supply Chain
Sebagai hub logistik, Batam punya potensi besar dalam efisiensi distribusi. Kami siapkan semua yang Anda butuhkan:
-
Manajemen gudang & pengiriman
-
Jasa kepabeanan dan clearance
-
Distribusi regional dan internasional
-
Dukungan pelabuhan dan layanan maritim
Mengapa Tunas Prima?
✅ End-to-End Solution – Efisien, cepat, dan tanpa ribet.
✅ Pengalaman Lokal & Regional – Paham medan bisnis dan regulasi Batam.
✅ Pendekatan Fleksibel – Disesuaikan dengan kebutuhan dan skala bisnis Anda.
Siap Ekspansi ke Batam?
Kami bukan sekadar penyedia layanan—kami mitra pertumbuhan bisnis Anda.
📩 Hubungi kami dan mulai ekspansi industri bersama Tunas Prima sekarang!

08 Mar
Tunas Industrial Berbagi Kebahagiaan Lewat Takjil Ramadhan
Berbagi Takjil: Bentuk CSR yang Mempererat Tali Persaudaraan selama Ramadan
Batam, March 8, 2025 – Apa cara yang lebih baik untuk menyebarkan kegembiraan dan persatuan selama Ramadan selain dengan berbagi takjil, sebuah tindakan sederhana namun penuh makna? Pada tanggal 4 Maret 2025, dalam rangka merayakan bulan suci ini, Departemen HR Tunas melakukan upaya tulus untuk menunjukkan cinta dan kebaikan dengan membagikan takjil kepada para pengendara dan pejalan kaki yang melintas di depan gerbang Tunas Industrial Batam Center.
Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), yang bertujuan untuk memberi kembali kepada masyarakat selama bulan suci Ramadan. Kegiatan untuk membagikan takjil – hidangan ringan tradisional yang disajikan untuk berbuka puasa – bukan hanya simbol keikhlasan hati tetapi juga pengingat akan pentingnya kebaikan, kasih sayang, dan solidaritas.
Tradisi Memberi Kembali
Ramadan adalah waktu untuk refleksi, pengendalian diri, dan amal. Bagi banyak orang, bulan ini juga merupakan waktu untuk terkoneksi dengan sesama dan memberi, yang merupakan salah satu prinsip dasar Ramadan. Menyadari hal ini, Departemen HR Tunas memanfaatkan kesempatan untuk melakukan kegiatan CSR yang akan memberi manfaat bagi komunitas lokal. Dengan membagikan takjil kepada mereka yang membutuhkan, kami berharap dapat memperkuat rasa kebersamaan dan membangun ikatan solidaritas di antara berbagai latar belakang yang berbeda.

“Kami ingin memberikan kontribusi dengan cara yang berarti dan membawa kegembiraan bagi orang-orang di sekitar kami,” ujar Edi Effendi, Kepala Departemen HR. “Dalam semangat Ramadan, tindakan kecil seperti berbagi takjil bisa memberikan dampak besar. Ini adalah cara kami untuk menunjukkan apresiasi atas dukungan yang telah kami terima dari komunitas sepanjang tahun.”
Membangun Hubungan dengan Masyarakat
Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Setelah seharian berpuasa dan bekerja, takjil gratis memberikan kebahagiaan bagi banyak orang. Lebih dari sekadar berbagi makanan, inisiatif ini mempererat hubungan antara perusahaan dan komunitas sekitar.

Melalui aksi kecil seperti berbagi takjil, Tunas Industrial berharap dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk menebarkan kebaikan. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang berbagi kebahagiaan dengan sesama.